KARAWANG | jelajahberita.click | – Dukungan terhadap pencalonan Syuhada Wisastra sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni SMEAN Karawang (IASKA) Periode 2026–2031 terus mengalir. Alumni SMEAN/SMKN 2 Karawang Angkatan 1993 secara terbuka menyatakan dukungan dan rekomendasi kepada alumni Jurusan Akuntansi angkatan 1993 tersebut untuk memimpin organisasi alumni terbesar di lingkungan SMEAN/SMKN 2 Karawang.
Dukungan tersebut dituangkan dalam sebuah banner deklarasi yang menampilkan rekam jejak kepemimpinan dan pengalaman organisasi Syuhada Wisastra, baik di dunia profesional maupun organisasi kemasyarakatan.
Syuhada Wisastra dikenal sebagai sosok yang telah lama aktif dalam berbagai organisasi. Karier kepemimpinannya dimulai sejak dipercaya menjadi Ketua OSIS SMEAN Karawang periode 1992–1993. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia meniti karier profesional hingga memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun sebagai HRD Manager.
Selain itu, Syuhada juga aktif di berbagai organisasi dan saat ini menjabat sebagai Koordinator Humas dan Kerjasama Asosiasi Praktisi HRD Indonesia (ASPHRI), Ketua IWO Indonesia DPD Karawang, Wakil Ketua IASKA, Direktur Operasional LPK Jepang PT Saiko Mezasu Sejahtera, serta Wakil Ketua Bidang Kominfo Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu (PSIB).
Di bidang media dan kewirausahaan, Syuhada dikenal sebagai Founder lebih dari 40 media online dan Founder GOKAR (Go Karawang), aplikasi transportasi online asli Karawang yang lahir dari semangat membangun kemandirian ekonomi daerah.
Menurut Syuhada, IASKA memiliki potensi besar untuk menjadi organisasi yang tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi para alumni.
“Saya melihat IASKA memiliki kekuatan luar biasa karena di dalamnya terdapat ribuan alumni dari berbagai profesi, mulai dari pengusaha, akademisi, birokrat, pekerja profesional hingga tokoh masyarakat. Potensi ini harus disatukan menjadi kekuatan yang saling mendukung dan memberdayakan,” ujar Syuhada Wisastra di kantornya Rabu, 3/6/2026.
Ia menegaskan bahwa apabila diberikan amanah memimpin IASKA, fokus utamanya adalah memperkuat persatuan alumni lintas angkatan dan meningkatkan kontribusi organisasi terhadap almamater maupun masyarakat.
“Saya tidak ingin IASKA hanya dikenal saat reuni. Saya ingin IASKA hadir sebagai rumah besar alumni yang mampu membantu anggotanya berkembang, membuka peluang usaha, peluang kerja, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan menjadi mitra strategis bagi sekolah serta masyarakat,” katanya.
Syuhada juga menilai bahwa pengalaman yang dimilikinya selama puluhan tahun di bidang manajemen sumber daya manusia dapat menjadi modal untuk membangun organisasi alumni yang lebih profesional dan modern.
“Selama lebih dari 25 tahun saya berkecimpung dalam pengelolaan sumber daya manusia. Pengalaman tersebut mengajarkan pentingnya tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Nilai-nilai itu yang ingin saya terapkan di IASKA,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berkomitmen untuk membangun database alumni yang terintegrasi, memperkuat program sosial dan pendidikan, serta menciptakan jaringan bisnis dan profesional yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh alumni.
“Saya ingin setiap alumni merasa memiliki IASKA. Tidak ada sekat angkatan, tidak ada kelompok-kelompok tertentu. Semua alumni adalah keluarga besar yang memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkontribusi,” tegasnya.
Mantan Ketua OSIS SMEAN Karawang itu juga mengajak seluruh alumni untuk menjadikan momentum pemilihan Ketua Umum IASKA sebagai ajang memperkuat persatuan dan kebersamaan.
“Siapapun yang terpilih nantinya harus mendapatkan dukungan seluruh alumni. Bagi saya, kontestasi ini bukan tentang siapa yang menang atau kalah, tetapi tentang bagaimana IASKA ke depan menjadi organisasi yang lebih besar, lebih kuat, dan lebih bermanfaat,” katanya.
Dukungan dari Alumni Angkatan 1993 menjadi salah satu modal penting bagi Syuhada Wisastra dalam menghadapi proses pemilihan Ketua Umum IASKA Periode 2026–2031.
Dengan pengalaman organisasi yang panjang, jaringan yang luas, serta rekam jejak kepemimpinan sejak masa sekolah hingga saat ini, banyak alumni menilai Syuhada Wisastra memiliki kapasitas untuk membawa IASKA menuju organisasi yang lebih maju, profesional, dan berdaya guna bagi seluruh alumni serta almamater tercinta.
“Bersatu dalam Persaudaraan, Berkarya untuk Almamater” menjadi semangat yang terus diusung dalam langkah pencalonannya menuju Ketua Umum IASKA Periode 2026–2031.





