- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaPuan Maharani Abaikan Demo, Lebih Pilih Rayakan Ultah Anak Presiden

Puan Maharani Abaikan Demo, Lebih Pilih Rayakan Ultah Anak Presiden

- Advertisement -spot_imgspot_img

Jelajahberita.click- Kehadiran Puan Maharani, Ketua DPR RI, di perayaan ulang tahun Didit Hediprasetyo, putra Prabowo Subianto, memicu gelombang kritik dari warganet.

Unggahan foto-foto Puan dalam acara tersebut dianggap tidak sensitif terhadap situasi nasional yang sedang tegang, terutama di tengah maraknya demonstrasi terkait RUU TNI.

Perayaan ulang tahun ke-41 Didit Hediprasetyo, yang diadakan pada Sabtu, 22 Maret 2025, menjadi ajang pertemuan para pejabat tinggi dan keturunan keluarga mantan presiden, termasuk keluarga Cendana, Cikeas, dan Solo.

Deretan anak-anak presiden yang hadir di acara ulang tahun Didit adalah sebagai berikut:

Guruh Soekarno Putra (putra bungsu Presiden Soekarno), Titiek Soeharto (putri Presiden Soeharto), Ilham Akbar Habibie (putra Presiden BJ Habibie), Yenny Wahid (putri Presiden Abdurahman Wahid/Gus Dur), Puan Maharani (putri Presiden Megawati), Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY (putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono), Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep (putra Presiden Jokowi), dan Didit (putra Presiden Prabowo).

Kesemuanya tampak kompak dan berfoto bersama dalam satu frame.

Foto bareng ini pun diunggah oleh Puan Maharani di akun media sosial X (dulu Twitter), @puanmaharani_ri, Minggu (23/3/2025).

Dalam unggahannya, Puan Maharani menyematkan ucapan selamat kepada Didit.

“Happy birthday, dearest Didit … All the best… ” tulisnya.

Dalam foto unggahan Puan Maharani, tampak pula Gusti Bhre atau Mangkunegara X, Annisa Yudhoyono, dan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie.

Unggahan ini pun mendapat beragam reaksi dari warganet.

Sejumlah warganet menyinggung bagaimana para tokoh dan pejabat pemerintah masih sempat merayakan ulang tahun Didit Hediprasetyo sedangkan demo terjadi di berbagai daerah.

Utamanya, demonstrasi dilakukan untuk menolak pengesahan RUU TNI.

Terlebih, aparat juga dikabarkan melakukan kekerasan terhadap para pengunjuk rasa.

 

Bagikan Artikel
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
POLITIK
- Advertisement -spot_img

NASIONAL

BERITA LAINNYA

PERISTIWA

TOP NEWS

DAERAH

HUKUM & KRIMINAL

- Advertisement -spot_img