- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaKlarifikasi Kasus Dugaan Keracunan di Cafe Warjo, Orang Tua Korban: "Ini Hanya...

Klarifikasi Kasus Dugaan Keracunan di Cafe Warjo, Orang Tua Korban: “Ini Hanya Kesalahpahaman”

- Advertisement -spot_imgspot_img

Subang | Jelajahberita.click | Beberapa hari lalu, media sosial dihebohkan dengan video sekelompok ibu-ibu yang menggeruduk Cafe Warjo. Mereka menuntut pertanggungjawaban atas dugaan keracunan makanan yang dialami anak-anak mereka setelah menghadiri acara buka bersama di kafe tersebut pada Senin (10/03/2025).

Namun, belakangan, para orang tua dari anak-anak yang diduga keracunan memberikan klarifikasi dan membantah pemberitaan yang beredar. Mereka menegaskan bahwa kondisi anak-anak baik-baik saja dan tidak mengalami kejang-kejang seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial.

“Ini hanya kesalahpahaman, Pak. Anak saya baik-baik saja dan tidak mengalami kejang-kejang. Pemberitaan yang viral itu terlalu dilebih-lebihkan,” ungkap salah satu perwakilan orang tua pada Jumat (14/03/2025).

Mereka juga mengaku terkejut karena wajah mereka muncul dalam pemberitaan tanpa adanya koordinasi sebelumnya.

“Kami meminta maaf atas kejadian ini. Sejujurnya, kami kaget ketika mengetahui bahwa wajah kami viral di media sosial. Orang-orang yang mengunggahnya tidak pernah berkoordinasi dengan kami sebelumnya,” tambahnya.

Di sisi lain, pihak manajemen Cafe Warjo menunjukkan sikap bertanggung jawab dengan mengunjungi keluarga anak-anak tersebut. Mereka secara langsung meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan bahwa pihak kafe selalu mengutamakan kualitas serta kebersihan makanan yang disajikan.

Atas respons tersebut, para orang tua justru mengapresiasi langkah Cafe Warjo dan menegaskan bahwa permasalahan ini telah diselesaikan dengan baik.

“Kami sangat menghargai itikad baik dari manajemen Cafe Warjo yang langsung menemui kami. Kami ingin menegaskan bahwa tidak ada kejadian seperti yang diberitakan, dan kami siap memberikan klarifikasi untuk meluruskan informasi yang keliru ini,” pungkasnya.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan keresahan di tengah publik.

Bagikan Artikel
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
POLITIK
- Advertisement -spot_img

NASIONAL

BERITA LAINNYA

PERISTIWA

TOP NEWS

DAERAH

HUKUM & KRIMINAL

- Advertisement -spot_img