- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaIstana Bantah Rumor "Matahari Kembar" Usai Sejumlah Menteri Prabowo Kunjungi Jokowi

Istana Bantah Rumor “Matahari Kembar” Usai Sejumlah Menteri Prabowo Kunjungi Jokowi

- Advertisement -spot_imgspot_img

JAKARTA, JELAJAHBERITA.CLICK – Hasan Nasbi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan membantah PKS yang menyebut ada dugaan ‘matahari kembar’ ketika menteri di kabinet Presiden Prabowo Subianto mendatangi Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) belum lama ini.

Jokowi bahkan dipanggil dengan sebutan ‘bos’. Atas hal tersebut Hasan menekankan, kunjungan itu sebatas silaturahim lebaran. Maka ia pun meminta agar silaturahim itu tidak dikaitkan dengan politik. “Silaturahmi-silaturahmi Lebaran jangan dibumbui tafsiran politik,” ujar Hasan kepada Kompas.com, Senin (14/4/2025).

Seperti dilansir dari Kompas.com Hasan mengatakan, saat ini semua pihak masih dalam suasana Lebaran. Ia menyebut hubungan persaudaraan tentunya tetap harus terus dirajut.

“Kita masih dalam suasana Lebaran dan merajut kembali hubungan-hubungan persaudaraan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menanggapi kunjungan khusus sejumlah menteri Presiden Prabowo Subianto ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, pada momen Idul Fitri 1446 Hijriah.

Dalam kunjungan itu, Jokowi masih dipanggil bos oleh sejumlah menteri Prabowo. Tetapi ia menilai silaturahmi Lebaran sah saja dilakukan oleh semua pihak.

Namun, dia mengingatkan agar hal tersebut jangan justru memunculkan kesan adanya matahari kembar dalam pemerintahan.

“Yang pertama tentu silaturahmi tetap baik, tapi yang kedua tidak boleh ada matahari kembar,” kata Mardani saat dihubungi, Jumat (11/4/2025).

Mardani meyakini bahwa Prabowo tidak akan merasa tersinggung dengan kunjungan para menterinya ke Presiden terdahulu.

Meski begitu, dia menekankan pentingnya jajaran kabinet untuk menjaga kewibawaan sosok pemimpin tertinggi dalam sistem pemerintahan.

“Bagaimanapun presiden kita Pak Prabowo, dan Pak Prabowo sudah menunjukkan determinasinya, kapasitasnya, komitmennya. Dan saya pikir Pak Prabowo juga tidak tersinggung ketika ada menterinya yang ke Pak Jokowi,” kata Mardani.

“Namun, yang jadi pesan saya cuma satu, jangan ada matahari kembar. Satu matahari saja lagi berat, apalagi kalau dua,” pungkasnya.

Bagikan Artikel
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
POLITIK
- Advertisement -spot_img

NASIONAL

BERITA LAINNYA

PERISTIWA

TOP NEWS

DAERAH

HUKUM & KRIMINAL

- Advertisement -spot_img